Bandung Yellowpages Pocket

Temans semoga bermanfaat

Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan babi ini.

Ilmuwan   : Haramnya hewan babi bagi umat muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih akan menjadi halal?

Ulama      : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat Babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?

Ilmuwan   :  Apakah itu?

Ulama      : Coba anda buat 2 (dua) kandang. Dimana 1 (satu) kandang isi dengan 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina.

                  1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina.

                  Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda menerkanya!!!

Ilmuwan   :  Tidak bisa!!!!????

Ulama      :  Mari kita lihat bersama-sama sekarang.

                  Pada kandang pertama dimana ada 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina, yang terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang dan kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.

Ilmuwan   :  Pada kandang Babi?

Ulama      :  Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) ekor babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina, tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat manusia.

Bilamana umat Islam ikut2an memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat dan karateristik seperti babi ini.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma'in, Wallahu A'lam Bish-shawab.

"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.

Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah Kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhlai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang". ( QS. Al-Maidah (5) : 3).

Mengapa Islam mengharamkan Babi (Terjemahan)

Berikut ini tulisan mengenai pengharaman darah dan babi dalam Islam, diulas dari sudut pandang Logika dan Ilmu Kesehatan.

Bob     :  Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata tersebut?

Yunus  :  Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob     :  Dapatkah anda membrikan contoh?

Yunus  :  Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.

Bob     :  Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus  :  Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob     :  Apa maksud anda?

Yunus  :  Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob     :  Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dalam tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.

Yunus  :  Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun; hannya pada masa kini-lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob     :  Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dengan babi?

Yunus  :  Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkosumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Levitus bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine", nama lain buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu".

Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamiahnya?

Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher.

Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari konsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.

Bob   :  Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.

Yunus :  Ya. Dan diluar sana itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sitem biochemistry : babi hannya mengeluarkan 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

Semoga Ini dapat menjawab sebagian pertanyaan mereka, khususnya jika kalangan Non-Muslim bertanya mengapa Umat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi.

Semoga bermanfaat.........


Blog EntryIMAJINER DOA (kiriman Om AZ)Jun 25, '08 11:51 PM
for everyone
IMAJINER DOA
oleh: Ratih Sanggarwati
 
 
Doa yang kupanjatkan ketika aku masih gadis
"Ya Allah beri aku calon suami yang baik, yang sholeh.
Beri aku suami yang dapat kujadikan imam dalam keluargaku."
 
Doa yang kupanjatkan ketika selesai menikah
"Ya Allah beri aku anak yang sholeh dan sholehah,
agar mereka dapat mendoakanku ketika nanti aku mati
dan menjadi salah satu amalanku yang tidak pernah putus."
 
Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku lahir
"Ya Allah beri aku kesempatan menyekolahkan mereka
di sekolah Islami yang baik meskipun mahal,
beri aku rizki untuk itu ya Allah...."
 
Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah mulai sekolah
"Ya Allah..... jadikan dia murid yang baik sehingga dia dapat bermoral Islami,
agar dia bisa khatam Al Quran pada usia muda."
 
Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku sudah beranjak remaja
"Ya Allah jadikan anakku bukan pengikut arus modernisasi yang mengkhawatirkanku.
Ya Allah aku tidak ingin ia mengumbar auratnya, karena dia ibarat buah yang sedang ranum."
 
Doa yang kupanjatkan ketika anak-anakku menjadi dewasa
"Ya Allah entengkan jodohnya,
berilah jodoh yang sholeh pada mereka,
yang bibit, bebet, bobotnya baik dan sesuai setara dengan keluarga kami."
 
Doa yang kupanjatkan ketika anakku menikah
"Ya Allah jangan kau putuskan tali ibu & anak ini,
aku takut kehilangan perhatiannya dan takut kehilangan dia
karena dia akan ikut suaminya."
 
Doa yang kupanjatkan ketika anakku akan melahirkan
"Ya Allah mudah-mudahan cucuku lahir dengan selamat.
Aku inginkan nama pemberianku pada cucuku,
karena aku ingin memanjangkan teritoria wibawaku sebagi ibu dari ibunya cucuku."
 
Ketika kupanjatkan doa-doa itu,
aku membayangkan Allah tersenyum dan berkata......
 
"Engkau ingin suami yang baik dan sholeh
sudahkah engkau sendiri baik dan sholehah?
Engkau ingin suamimu jadi imam,
akankah engkau jadi makmum yang baik?"
 
"Engkau ingin anak yang sholehah,
sudahkah itu ada padamu dan pada suamimu.
Jangan egois begitu......
masak engkau ingin anak yang sholehah
hanya karena engkau ingin mereka mendoakanmu....
tentu mereka menjadi sholehah utama karena-Ku,
karena aturan yang mereka ikuti haruslah aturan-Ku."
 
"Engkau ingin menyekolahkan anakmu di sekolah Islam,
karena apa?...... prestige? ...... atau....
engkau tidak mau direpotkan dengan mendidik Islam padanya?
Engkau juga harus belajar,
Engkau juga harus bermoral Islami,
Engkau juga harus membaca Al Quran dan berusaha mengkhatamkannya."
 
"Bagaimana engkau dapat menahan anakmu tidak menebarkan pesonanya
dengan mengumbar aurat,
kalau engkau sebagai ibunya jengah untuk menutup aurat?
Sementara engkau tahu Aku wajibkan itu untuk keselamatan dan kehormatan umat-Ku."
 
"Engkau bicara bibit, bebet, bobot untuk calon menantumu,
seolah engkau tidak percaya ayat 3 & 26 surat An Nuur dalam Al Quran-Ku.
Percayalah kalau anakmu dari bibit, bebet, bobot yang baik
maka yang sepadanlah yang dia akan dapatkan."
 
"Engkau hanya mengandung, melahirkan dan menyusui anakmu.
Aku yang memiliki dia saja, Aku bebaskan dia dengan kehendaknya.
Aku tetap mencintainya, meskipun dia berpaling dari-Ku,
bahkan ketika dia melupakan-Ku.
Aku tetap mencintainya."
 
"Anakmu adalah amanahmu,
cucumu adalah amanah dari anakmu,
berilah kebebasan
untuk melepaskan busur anak panahnya sendiri yang menjadi amanahnya."
 
 
Lantas...... aku malu...... dengan imajinasiku sendiri....
aku malu......
aku malu akan tuntutanku.......
 
Maafkan aku ya Allah......
lantas aku malu dengan imajinasiku sendiri.

Diriwayatkan dari Imam Zainal Abidin (sa): Pada suatu hari ia menjumpai seseorang sedang duduk di depan pintu orang lain, lalu beliau berkata kepadanya: Mengapa kamu duduk di depan pintu manusia yang hidupnya suka berfoya-foya dan angkuh, celakalah kamu. Lalu beliau berkata: Bangunlah! Akan kuantarkan kamu ke pintu yang lebih baik darinya, kepada Pemelihara Yang Maha Agung. Kemudian Imam Zainal Abidin (sa) memegang tangannya lalu mengantarkannya sampai ke masjid Nabi saw. Lalu beliau berkata kepadanya: Menghadaplah ke kiblat, lalukan shalat dua rakaat, kemudian angkatlah tanganmu kepada Allah 'Azza wa Jalla, pujilah Allah, bacalah shalawat; kemudian berdoalah dengan akhir surat Al-Hasyr, enam ayat dari awal surat Al-Hadid, dan dua ayat surat Ali-Imran, kemudian mohonlah kepada Allah swt apa yang kamu inginkan. Sungguh tidaklah kamu meminta sesuatu kepada-Nya kecuali Dia akan memberimu.

Cara melakukannya:
• Lakukan shalat dua rakaat dengan niat untuk mencapai hajat. Setiap rakaat setelah membaca Fatihah, membaca salah satu surat Al-Qur'an.
• Setelah salam membaca zikir pujian kepada Allah, dan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya.
• Kemudian berdoa dengan membaca akhir surat Al-Hasyr, enam ayat dari awal Surat Al-Hadid, dan dua ayat Surat Ali-Imran, yaitu:

لَوْ أَنزَلْنَا هَذَا الْقُرْءَانَ عَلى جَبَلٍ لَّرَأَيْتَهُ خَاشِعاً مُّتَصدِّعاً مِّنْ خَشيَةِ اللَّهِ وَ تِلْك الأَمْثَلُ نَضرِبهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ. هُوَ اللَّهُ الَّذِى لا إِلَهَ إِلا هُوَ عَلِمُ الْغَيْبِ وَ الشهَدَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ. هُوَ اللَّهُ الَّذِى لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْمَلِك الْقُدُّوس السلاَمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكبرُ سبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشرِكونَ. هُوَ اللَّهُ الْخَلِقُ الْبَارِئُ الْمُصوِّرُ لَهُ الأَسمَاءُ الْحُسنى يُسبِّحُ لَهُ مَا فى السمَاوَتِ وَ الأَرْضِ وَ هُوَ الْعَزِيزُ الحَْكِيمُ

Law anzalnâ hâdzal qur'âna 'a-lâ jabalin laraytuhû khâsyi'an mutashaddi'an min khasy-yatil-lâh, wa tilkal amtsâlu nadhribuhâ linnâsi la'allahum yatafakka-rûn. Huwallâhul ladzî lâilâha illâ Huwa, 'آlimul ghaybi wasy syahâdah, Huwar Rahmânur Rahîm. Huwallâhul ladzî lâ ilâha illâ Huwal Malikul Qud-dûsus Salâmul Mu'minul Muhaymin(u), Al-'Azîzul Jabbârul Mutakabbir, Subhânallâhi 'ammâ yusyrikûn(a). Huwallâhul Khâliqul Bâriul Mushawwiru, lahul asmâul husnâ, yusabbihu lahû mâ fis samâwâti wal ardhi, wa Huwal 'Azîzul Hakîm.

Kalau sekiranya Kami menurunkan Al-Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir. Dialah Allah Yang tiada tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Dialah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tiada tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Memberi kesejahteraan, Yang Maha Memberi keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Memiliki semua keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk rupa, Dialah Yang Memiliki nama-nama yang paling baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Al-Hasyr/59: 21-24).

بِسمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ‏
سبَّحَ للَّهِ مَا فى السمَوَتِ وَ الأَرْضِ وَ هُوَ الْعَزِيزُ الحَْكِيمُ‏. لَهُ مُلْك السمَوَتِ وَ الأَرْضِ يحْىِ وَ يُمِيت وَ هُوَ عَلى كلّ‏ِ شىْ‏ءٍ قَدِيرٌ. هُوَ الأَوَّلُ وَ الاَخِرُ وَ الظهِرُ وَ الْبَاطِنُ وَ هُوَ بِكلّ‏ِ شىْ‏ءٍ عَلِيمٌ‏. هُوَ الَّذِى خَلَقَ السمَوَتِ وَ الأَرْض فى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثمَّ استَوَى عَلى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فى الأَرْضِ وَ مَا يخْرُجُ مِنهَا وَ مَا يَنزِلُ مِنَ السمَاءِ وَ مَا يَعْرُجُ فِيهَا وَ هُوَ مَعَكمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ وَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ. لَّهُ مُلْك السمَوَتِ وَ الأَرْضِ وَ إِلى اللَّهِ تُرْجَعُ الأُمُورُ. يُولِجُ الَّيْلَ فى النهَارِ وَ يُولِجُ النهَارَ فى الَّيْلِ وَ هُوَ عَلِيمُ بِذَاتِ الصدُورِ

Bismillâhir Rahmânir Rahîm, sabbaha lillâhi mâ fis samâwâti wal ardh(i), wa Huwal 'Azîzul Hakîm(u). Lahû mulkus samâ-wâti wal ardh(i), yuhyî wa yumît(u), wa Huwa 'alâ kulli syay-in qadîr(u). Huwal Awwa-lu wal آkhiru wazh-Zhâhiru wal Bâthin(u), wa Huwa bikulli syay-in 'alîm(u). Huwal ladzî khalaqas samâwâti wal ardha fî sittati ayyâm(in) tsummastawâ 'alal 'arsy(i), ya'lamu mâ yaliju fil ardhi wamâ yakhruju minhâ wamâ yanzilu minas samâi wa mâ ya'ruju fîhâ, wa Huwa ma'akum aynamâ kuntum, wallâhu bimâ ta'malûna bashîr(u). Lahû mulkus samâwâti wal ardh(i), wa ilallâhi turja'ul umûr(u). Yûlijul layla fin nahâri wa yûlijun nahâra fil layl(i), wa Huwa 'Alîmun bidzâtish shudûr.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semua yang berada di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dan Dilalah Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana. Milik Dialah langit dan bumi, Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar dari padanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dia bersama kamu dimana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Milik Dialah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan. Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (Al-Hadid/57: 1-6).

قُلِ اللَّهُمَّ مَلِك الْمُلْكِ تُؤْتى الْمُلْك مَن تَشاءُ وَ تَنزِعُ الْمُلْك مِمَّن تَشاءُ وَ تُعِزُّ مَن تَشاءُ وَ تُذِلُّ مَن تَشاءُ بِيَدِك الْخَيرُ إِنَّك عَلى كلّ‏ِ شىْ‏ءٍ قَدِيرٌ. تُولِجُ الَّيْلَ فى النَّهَارِ وَ تُولِجُ النَّهَارَ فى الَّيْلِ وَ تُخْرِجُ الْحَىَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَ تُخْرِجُ الْمَيِّت مِنَ الْحَىّ‏ِ وَ تَرْزُقُ مَن تَشاءُ بِغَيرِ حِسابٍ

Qulillâhumma mâlikal mulki tu'til mulka man tasyâ' wa tun-zi'ul mulka mimman tasyâ', wa tu'izzu man tasyâ' wa tudzillu man tasyâ' biyadikal khayr(u), innaka 'alâ kulli syay-in qadîr (un). Tûlijul layla fin nahâri wa tûlijun nahâra fil layl(i), wa tukhrijul hayya minal mayyiti wa tukhrijul mayyita minal hayy(i), wa tarzuqu man tasyâu bighayri hisâb.

Katakanlah: Wahai Tuhan yang memiliki kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rizki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab, tanpa perhitungan. (Ali-Imran/3: 26-27).

Catatan: Jika Anda ingin lebih khusuk, maka setelah membaca ayat-ayat Al-Qur'an tersebut sujudlah dan mohonlah kepada Allah Yang Maha Dermawan dengan menggunakan bahasa Anda.

Wassalam,
Indrayana MB.

Blog Entry Uwais Al-Qarani (dari Om Salamun...)Jun 25, '08 11:37 PM
for everyone

Uwais Al-Qarani

Meraup Hikmah Sang Nafas ar-Rahman dari dari Yaman

Nama Uwais al-Qarani memainkan peranan penting dalam biografi mistikal nabi. "Sesungguhnya aku merasakan nafas ar-Rahman, nafas dari Yang Maha Pengasih, mengalir kepadaku dari Yaman!" Demikian sabda Nabi SAW tentang diri Uwais, yang kemudian dalam tradisi tasawuf menjadi contoh bagi mereka yang memasuki tasawuf tanpa dituntun oleh sang guru yang hidup. Para sufi yang mengaku dirinya telah menempuh jalan tanpa pemba'iatan formal kemudian disebut dengan istilah Uwaisi. Mereka ini dibimbing langsung oleh Allah di jalan tasawuf, atau telah ditasbihkan oleh wali nabi yang misterius, Khidhir as.

Uwais yang bernama lengkap Uwais bin Amir al-Qarani berasal dari Qaran, sebuah desa terpencil di dekat Nejed. Tidak diketahui kapan beliau dilahirkan. Ia dilahirkan oleh keluarga yang taat beribadah. Ia tidak pernah mengenyam pendidikan kecuali dari kedua orang tuanya yang sangat ditaatinya. Untuk membantu meringankan beban orang tuanya, ia bekerja sebagai penggembala dan pemelihara ternak upahan. Dalam kehidupan kesehariannya ia lebih banyak menyendiri dan bergaul hanya dengan sesama penggembala di sekitarnya. Oleh karenanya, ia tidak dikenal oleh kebanyakan orang disekitarnya, kecuali para tuan pemilik ternak dan sesamanya, para penggembala. Hidupnya amat sangat sederhana. Pakaian yang dimiliki hanya yang melekat di tubuhnya. Setiap harinya ia lalui dengan berlapar-lapar ria. Ia hanya makan buah kurma dan minum air putih, dan tidak pernah memakan makan yang dimasak atau diolah. Oleh karenanya, ia merasakan betul derita orang-orang kecil disekitarnya.

Tidak cukup dengan empatinya yang sedemikian, rasa takutnya kepada Allah mendorongnya untuk selalu berdoa kepada Allah : "Ya Allah, janganlah Engkau menyiksaku, karena ada yang mati karena kelaparan, dan jangan Engaku menyiksaku karena ada yang kedinginan." Ketaatan dan kecintaannya kepada Allah, juga termanifestasi dalam kecintaannya dan ketaatannya kepada Rasulullah dan kepada kedua orang tuanya, sangat luar biasa. Di siang hari, ia bekerja keras, dan dimalam hari, ia asyik bermunajat kepada Allah swt. Hati dan lisannya tidak pernah lengah dari berdzikir dan bacaan ayat-ayat suci al-Qur'an, meskipun ia sedang bekerja. 'Ala kulli hal, ia selalu berada bersama Tuhan, dalam pengabdian kepada-Nya.

Rasulullah saw menuturkan keistimewaan Uwais di hadapan Allah kepada Umar dan Ali bahwa di hari kiamat nanti, di saat semua orang dibangkitkan kembali, Uwais akan memberikan syafaat kepada sejumlah besar umatnya, sebanyak jumlah domba yang dimiliki Rabbiah dan Mudhar (keduanya dikenal karena mempunyai domba yang banyak). Karena itu, Rasulullah menyarankan kepada mereka berdua agar menemuinya, menyampaikan salam dari Rasulullah, dan meminta keduanya untuk mendoakan keduanya, yang digambarkan bahwa Uwais memiliki tinggi badan yang sedang dan berambut lebat, dan memiliki tanda putih sebesar dirham pada bahu kiri dan telapak tangannya.

Sejak Rasulullah menyarankan keduanya untuk menemuinya, sejak itu pula keduanya selalu penasaran ingin segera bertemu dengan Uwais. Setiap kali Umar maupun Ali bertemu dengan rombongan orang-orng Yaman, ia selalu berusaha mencaru tahu dimana keberadaan Uwais dari rombongan yang ditemuinya. Namun, keduanya selalu gagal mendapatkan informasi tentang Uwais. Barulah setalah Umar diangkat menjadi khalifah, informasi tentang Uwais keduanya peroleh dari serombongan orang Yaman, "Ia tampak gila, tinggal sendiri dan tidak bergaul dengan masyarakat. Ia tidak makan apa yang dimakan oleh kebanyakan orang, dan tidak tampak susah atau senang. Ketika orang-orang tersenyum ia menangis, dan ketika orang-orang menangis ia tersenyum". Demikian kata rombongan orang-orang Yaman tersebut.

Mendengar cerita orang-orang Yaman tersebut, Umar dan Ali segera berangkat menuju tempat yang ditunjukkan oleh orang-orang Yaman tadi. Akhirnya, keduanya bertemu dengan Uwais di suatu tempat terpencil. Abi Naim al-Afshani menuturkan dialog yang kemudian terjadi antara Umar dan Ali dengan Uwai al-Qarani sebagai berikut:

Umar : Apa yang anda kerjakan disini?

Uwais : Saya bekerja sebagai penggembala

Umar : Siapa nama Anda?

Uwais : Aku adalah hamba Allah

Umar : Kita semua adalah hamba Allah, akan tetapi izinkan kami untuk mengetahui anda lebih dekat lagi

Uwais : Silahkan saja.

Umar dan Ali : Setelah kami perhatikan, andalah orang yang pernah diceritakan oleh Rasulullah SAW kepada kami. Doakan kami dan berilah kami nasehat agar kami beroleh kebahagiaan dunia dan di akherat kelak.

Uwais : Saya tidak pernah mendoakan seseorang secara khusus. Setiap hari saya selalu berdoa untuk seluruh umat Islam. Lantas siapa sebenarnya anda berdua.

Ali : Beliau adalah Umar bin Khattab, Amirul Mu'minin, dan saya adalah Ali bin Abi Thalib. Kami berdua disuruh oleh Rasulullah SAW untuk menemui anda dan menyampaikan salam beliau untuk anda.

Umar : Berilah kami nasehat wahai hamba Allah

Uwais : Carilah rahmat Allah dengan jalan ta'at dan penuh harap dan bertawaqal kepada Allah.

Umar :Terimakasih atas nasehat anda yang sangat berharga ini. Sebagai tanda terima kasih kami, kami berharap anda mau menerima seperangkat pakaian dan uang untuk anda pakai.

Uwais : Terimakasih wahai Amirul mu'minin. Saya sama sekali tidak bermaksud menolak pemberian tuan, tetapi saya tidak membutuhkan apa yang anda berikan itu. Upah yang saya terima adalah 4 dirham itu sudah lebih dari cukup. Lebihnya saya berikan kepada ibuku. Setiap hari saya cukup makan buah kurma dan minum air putih, dan tidak pernah makan makan yang di masak. Kurasa hidupku tidak akan sampai petang hari dan kalau petang, kurasa tidak akan sampai pada pagi hari. Hatiku selalu mengingat Allah dan sangat kecewa bila sampai tidak mengingat-Nya.

Ketika orang-orang Qaran mulai mengetahui kedudukan spiritualnya yang demikian tinggi di mata Rasulullah saw, mereka kemudian berusaha untuk menemui dan memuliakannya. Akan tetapi, Uwais yang sehari-harinya hidup penuh dengan kesunyian ini, diam-diam meninggalkan mereka dan pergi menuju Kufah, melanjutkan hidupnya yang sendiri. Ia memilih untuk hidup dalam kesunyian, hati terbatas untuk yang selain Dia. Tentu saja, "kesunyian" disini tidak identik dengan kesendirian (pengasingan diri). Hakekat kesendirian ini terletak pada kecintaanya kepada Tuhan. Siapa yang mencintai Tuhan, tidak akan terganggu oleh apapun, meskipun ia hidup ditengah-tengah keramaian. Alaisa Allah-u bi Kafin abdahu?

Setelah seorang sufi bernama Harim bin Hayyam berusaha untuk mencari Uwais setelah tidak menemukannya di Qaran. Kemudian ia menuju Basrah. Di tengah perjalanan menuju Basrah, inilah, ia menemukan Uwais yang mengenakan jubah berbulu domba sedang berwudhu di tepi sungai Eufrat. Begitu Uwais beranjak naik menuju tepian sungai sambil merapikan jenggotnya. Harim mendekat dan memberi salam kepadanya. Uwais : menjawab: " Wa alaikum salam", wahai Harim bin Hayyan. Harim terkejut ketika Uwais menyebut namanya. "Bagaimana engakau mengetahui nama saya Harim bin Hayyan?' tanya Harim. "Rohku telah mengenal rohmu", demikian jawab Uwais. Uwais kemudian menasehati Harim untuk selalu menjaga hatinya. Dalam arti mengarahkannya untuk selalu dalam ketaatan kepada-Nya melalui mujahadah, atau mengarahkan diri "dirinya " untuk mendengar dan mentaati kata hatinya.

Meski Uwais menjalani hidupnya dalam kesendirian dan kesunyian, tetapi pada saat-saat tertentu ia ikut berpartisipasi dalam kegiatan jihad untuk membela dan mempertahankan agama Allah. Ketika terjadi perang Shiffin antara golongan Ali melawan Muawiyah, Uwais berdiri di golongan Ali. Saat orang islam membebaskan Romawi, Uwais ikut dalam barisan tentara Islam. Saat kembali dari pembebasan tersebut, Uwais terserang penyakit dan meninggal saat itu juga. (t.39 H).

Demikianlah sekelumit tentang Uais al-Qarani, kemudian hari namanya banyak di puji oleh masyarakat. Yunus Emre misalnya memujinya dalam satu sajak syairnya :

Kawan tercinta kekasih Allah;

Di tanah Yaman, Uwais al-Qarani.

Dia tidak berbohong; dan tidak makan makan haram

Di tanah Yaman, Uwais al-Qarani

Di pagi hari ia bangun dan mulai bekerja,

Dia membaca dalam dzikir seribu satu malam Allah; Dengan kata Allahu Akbar dia menghela unta-unta

Di tanah Yaman, Uwais alQarani

Negeri Yaman "negeri di sebelah kanan ", negeri asal angin sepoi-sepoi selatan yang dinamakan nafas ar-rahman, Nafas dari Yang Maha Pengasih, yang mencapai Nabi dengan membawa bau harum dari ketaatan Uwais al-Qarani, sebagaimana angin sepoi-sepoi sebelumnya yang mendatangkan keharuman yang menyembuhkan dari kemeja Yusuf kepada ayahnya yang buta. Ya'kub (QS, 12: 95), telah menjadi simbul dari Timur yang penuh dengan cahaya, tempat dimana cahaya muncul, yang dalam karya Suhrawadi menggambarkan rumah keruhanian yang sejati. "Negeri di sebelah kanan " itu adalah tanah air Uwais al-Qarani yang memeluk Islam tanpa pernah bertemu dengan nabi.

Hikmah Yamaniyyah, "Kebijaksanaan Yaman," dan Hikmah Yamaniyyah,"filosofi Yamani", bertentangan, sebagaimana makrifat intuitif dan pendekatan intelektual, sebagaimana Timur dan Barat. Doa dan Dzikir Satu hal yang perlu digarisbawahi dari diri Uwais al-Qarani, kemudian menjadi landasan dalam tareqat-tareqat sufi, selain baktinya yang luar biasa terhadap kedua orang tuanya dan sikap zuhudnya, adalah doa dan dzikirnya.

Uwais tidak pernah berdoa khusus untuk seseorang, tetapi selalu berdoa untuk seluruh umat kaum muslim. Uwais juga tidak pernah lengah dalam berdzikir meskipun sedang sibuk bekerja, mengawasi dan menggiring ternak-ternaknya. Doa dan dzikir bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Hakekatnya adalah satu. Sebab, jelas doa adalah salah satu bentuk dari dzikir, dan dzikir kepada–Ku hingga ia tidak sempat bermohon (sesuatu) kepada-Ku, maka Aku akan mengaruniakan kepadanya sesuatu yang terbaik dari yang diminta orang yang berdoa kepada-Ku". Uwais selalu bedoa untuk seluruh muslimin.

Doa untuk kaum muslim adalah salah satu bentuk perwujudan dari kepedulian terhadap "urusan kaum muslim". Rasulullah saw. Pernah memperingatkan dengan keras: Siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslim, maka ia tidak termasuk umatku." Dalam hal ini, Rasulullah saw menyatakan bahwa permohonan yang paling cepat dikabulkan adalah doa seseorang untuk saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan dan mendahulukan doa untuk selain dirinya. Dan Uwais lebih memilih untuk medoakan seluruh saudaranya seiman.

Suatu ketika Hasan bin Ali terbangun tengah malam dan melihat ibunya, Fatimah az-Zahra, sedang khusu' berdoa. Hasan yang pensasaran ingin tahu apa yang diminta ibunya dalam doanya berusaha untuk menguping. Namun Hasan agak sedikit kecewa, karena dari awal hingga akhir doanya, ibunya, hanya meminta pengampunan dan kebahagian hidup untuk seluruh kaum muslimin di dunia dan di akhirat kelak. Selesai berdoa, segera Hasan bertanya kepada ibunya perihal doanya yang sama sekali tidak menyisakan doanya untuk dirinya sendiri. Ibunya tersenyum, lalu menjawab bahwa apapun yang kita panjatkan untuk kebahagiaan hidup kaum muslim, hakekatnya, permohonan itu akan kembali kepada kita. Sebab para malaikat yang menyaksikan doa tersebut akan berkata "Semoga Allah mengabulkanmu dua kali lipat."

Dari prinsip tersebut, para sufi kemudian menarik suatu prinsip yang lebih umum yang padanya bertumpu seluruh rahasia kebahagiaan. Apa yang kita cari dalam kehidupan ini, harus kita berikan kepada orang lain. Jika kebajikan yang kita cari, berikanlah; jika kebaikan, berikanlah; jika pelayanan, berikanlah. Bagi para sufi, dunia adalah kubah, dan perilaku seseorang adalah gema dari pelaku yang lain. Secuil apapun kebaikan yang kita lakukan, ia akan kembali. Jika bukan dari seseorang, ia akan datang dari orang lain. Itulah gemanya. Kita tidak mengetahui dari mana sisi kebaikan itu akan datang, tetapi ia akan datang beratus kali lipat dibanding yang kita berikan.

Demikianlah, berdoa untuk kaum muslim akan bergema di dalam diri yang tentu saja akan berdampak besar dan positif dalam membangun dan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual seseorang. Paling tidak, doa ini akan memupus ego di dalam diri yang merupakan musuh terbesar, juga sekaligus akan melahirkan dan menanamkan komitmen dalam diri "rasa Cinta"dan "prasangka baik" terhadap mereka, yang merupakan pilar lain dari ajaran sufi, sebagai manifestasi cinta dan pengabdian kepada Allah swt.

Uwais tidak pernah lengah untuk berdzikir, mengingat dan menyebut-nyebut nama Allah meskipun ia sedang sibuk mengurus binatang ternaknya. Dzikir dalam pengertiannya, yang umum mencakup ucapan segala macam ketaatan kepada Allah swt. Namun yang dilakukan Uwais disini adalah berdzikir dengan menyebut nama-nama Allah dan meningat Allah, juga termasuk sifat-sifat Allah.

Ibn Qayyim al-Jauziyyah ketika memaparkan berbagai macam faedah dzikir dalm kitabnya "al-wabil ash-shayyab min al-kalim at-thayyib" menyebutkan bahwa yang paling utama pada setiap orang yang beramal adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah swt. Ahli shaum yang paling utama adalah yang paling banyak dzikirnya; pemberi sedekah yang paling baik adalah yang paling banyak dzikirnya; ahli haji yang paling utama adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah swt; dan seterusnya, yang mencakup segala aktifitas dan keadaan.

Syaikh Alawi dalam "al-Qawl al-Mu'tamad," menyebutkan bahwa mulianya suatu nama adalah karena kemuliaan pemilik nama itu, sebab nama itu mengandung kesan sipemiliknya dalam lipat tersembunyi esensi rahasianya dan maknanya. Berdzikir dan mengulang-ulang Asma Allah, Sang Pemilik kemuliaan, dengan demikian, tak diragukan lagi akan memberikan sugesti, efek, dan pengaruh yang sangat besar.

Al-Ghazali menyatakan bahwa yang diperoleh seorang hamba dari nama Allah adalah ta'alluh (penuhanan), yang berarti bahwa hati dan niatnya tenggelan dalam Tuhan, sehingga yang dilihat-Nya hanyalah Dia. Dan hal ini, dalam pandangan Ibn Arabi, berarti sang hamba tersebut menyerap nama Allah, yang kemudian merubahnya dengan ontologis. Demikianlah, setiap kali kita menyerap asma Allah lewat dzikir kepada-Nya, esensi kemanusiaan kita berubah. Kita mengalami tranformasi. Yang pada akhirnya akan membuahkan akhlak al-karimah yang merupakan tujuan pengutusan rasulullah Muhammad saw.

Dilihat dari sudut pandang psikologis sufistik, pertama-tama dzikir akan memberi kesan pada ruh seseorang, membentuknya membangun berbagai kualitas kebaikan, dan kekuatan inspirasi yang disugestikan oleh nama-nama itu. Dan mekanisme batiniah seseorang menjadi semakin hidup dari pengulangan dzikir itu, yang kemudian mekanisme ini berkembang pada pengulangan nama-nama secara otomatis. Jadi jika seseorang telah mengulang dzikirnya selama satu jam, misalnya, maka sepanjang siang dan malam dzikir tersebut akan terus berlanjut terulang, karena jiwanya mengulangi terus menerus. Pengulangan dzikir ini, juga akan terefleksi pada ruh semesta, dan mekanisme universal kemudian mengulanginya secara otomatis. Dengan kata lain, apa yang didzikirkan manusia dengan menyebutnya berulang-ulang. Tuhan kemudian mulai mengulanginya, hingga termaterialisasi dan menjadi suatu realita di semua tingkat eksistensi.

Wallahu a'lam bis-shawab.


Blog EntryKeutamaan Zikir Kepada Allah ( From Om Har)...Jun 25, '08 11:33 PM
for everyone

Zikir

Keutamaan  Zikir Kepada Allah

Allah Yang Maha Besar selalu mengingatkan kita di dalam kitab-Nya Al-Quran Al-Karim supaya berzikirillah seperti berikut:

“Dan sebutlah nama Tuhanmu pada waktu pagi dan petang, dan pada sebahagian dari malam, maka sujudlah kepadaNya dan bertasbihlah kepadaNya pada bahagian yang panjang di malam hari.” Surah 76: Al Insan, Ayat 25 & 26

“Dan sebutlah nama Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak meninggikan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” Surah 7: Al A’raf, Ayat 205

“Orang-orang yang mengingati Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” Surah 3: Al Imran Ayat 191

“Sesungguhnya Aku lah Allah, tidak ada Tuhan selainKu, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku.” Surah 20 Ta Ha Ayat 14

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah.” Surah 33: Al Ahzab Ayat 21

Dari Bukhari, Muslim, Tirmidhi dan Ibn Majah, diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a: Rasulullah s.a.w bersabda: Allah s.w.t berfirman: Aku adalah berdasarkan kepada sangkaan hambaKu terhadapKu. Aku bersamanya ketika dia mengingatiKu. Apabila dia mengingatiKu dalam dirinya, niscaya aku juga akan mengingatinya dalam diriKu. Apabila dia mengingatiKu di majlis, niscaya Aku juga akan mengingatinya di dalam suatu majlis yang lebih baik daripada mereka. Apabila dia mendekati-Ku dalam jarak sejengkal, niscaya Aku akan mendekatinya dengan jarak sehasta. Apabila dia mendekatiKu sehasta, niscaya Aku akan mendekatinya dengan jarak sedepa. Apabila dia datang kepadaKu dalam keadaan berjalan seperti biasa, niscaya Aku akan datang kepadanya seperti berlari-lari anak.

Diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a katanya: Nabi s.a.w bersabda: Sesungguhnya Allah s.w.t Yang Maha Memberkati lagi Maha Tinggi memiliki para Malaikat yang mempunyai kelebihan yang diberikan oleh Allah s.w.t. Para Malaikat selalu mengelilingi bumi. Para Malaikat sentiasa memerhati majlis-majlis zikir. Apabila mereka dapati ada satu majlis yang dipenuhi dengan zikir, mereka turut mengikuti majlis tersebut di mana mereka akan melingkunginya dengan sayap-sayap mereka sehinggalah memenuhi ruangan antara orang yang menghadiri majlis zikir tersebut dan langit. Apabila orang ramai yang hadir dalam majlis tersebut bubar , para malikat naik ke langit.

Allah s.w.t bertanya para malaikat meskipun Allah mengetahui pergerakan mereka: “Dari mana kamu datang?”

Malaikat menjawab:“Kami datang dari tempat hamba-hambaMu di dunia. Mereka bertasbih, bertakbir, bertahlil, bertahmid serta berdoa memohon dari-Mu.”

Allah s.w.t berfirman:“Apakah yang mereka pohonkan.?”

Para Malaikat menjawab:“Mereka memohon Syurga dari-Mu.”

Allah berfirman:“Apakah mereka pernah melihat Syurga-Ku?”

Para Malaikat menjawab:“Belum, wahai Tuhan.”

Allah berfirman:“Bagaimanakah agarnya akan terjadi seandainya mereka dapat melihat Syurga-Ku?”

Malaikat berkata lagi:“Mereka juga memohon daripada-Mu perlindungan.”

Allah berfirman:“Mereka pohon perlindungan-Ku dari apa?”

Malaikat menjawab:

“Dari Neraka-Mu, wahai Tuhan.”

Allah berfirman:“Apakah mereka pernah melihat Neraka-Ku?”

Malaikat menjawab:“Belum.”

Allah berfirman:“Bagaimanakah agarnya akan terjadi seandainya mereka dapat melihat Neraka-Ku.”

Malaikat terus berkata:“Mereka juga memohon keampunan-Mu.”

Allah berfirman:“Aku sudah mengampuni mereka. Aku telah kurniakan kepada mereka apa yang mereka pohon dan Aku telah berikan ganjaran pahala kepada mereka sebagaimana yang mereka mohonkan.”

Malaikat berkata lagi:“Wahai Tuhan kami, di antara mereka terdapat seorang hamba-Mu. Dia penuh dengan dosa, sebenarnya dia tidak berniat untuk menghadiri majlis tersebut, tetapi setelah dia melaluinya dia terasa ingin menyertainya lalu duduk bersama-sama orang ramai yang berada di majlis itu.”

Allah berfirman:“Aku juga telah mengampuninya. Mereka adalah kaum yang tidak dicelakakan dengan majlis yang mereka adakan.”

Dengan Kelembutan dan kasih sayang-Nya semoga ALLAH SWT  memberi kemudahan untuk mempelajari, memahami dan mengamalkannya. Amin allahumma amin.


Blog EntrySMH Bike @ BandungMay 27, '08 4:50 AM
for everyone

SMH Bike sekarang sudah keluar dari persembunyiannya. Kini hadir di Jl Veteran Bandung.

SMH bike menyediakan Sepeda Merk Giant serta Asesorisnya, selain itu menyediakan Mini Moto X.

Buat yang penasaran datang

aja deh langsung......

SAYA SHOLAT LIMA WAKTU TAPI?

 Sebuah renungan yang menakjubkan, subhanallah, begitulah wajah umat Islam Indonesia umumnya, mungkin juga wajah umat Islam pada khususnya, sungguh tragis, dan memilukan, semoga kita semua sadar akan keislaman kita.

 SAYA SHOLAT LIMA WAKTU TAPI……

 Saya Sholat lima waktu tapi......

Ingat pada Allah hanya lima waktu itu saja

Dan pada masa lainnya saya lupa pada Nya

Jika Sholat saya 10 minit , maka cuma 10 minit itu saja ingat p ada Nya

Mungkin dalam 10 minit itu pun saya masih ingat selain daripada Nya.

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya tidak bersyukur pada Nya

Padahal dulunya saya amat susah

Allah yang memberi rezeki pada saya

Dengan rezeki itu saya dapat membeli rumah

Dengan rezeki itu saya dapat menampung keluarga

Dengan rezeki itu saya dapat membeli kendaraan dan sebagainya

Tapi…… hati saya masih belum puas

Saya masih tamak akan harta dunia dan masih menganggap serba kekurangan

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya masih menggunakan perkataan yang tidak sopan kepada teman teman

Saya sering menyakiti hati mereka

Saya sering menghina mereka

Saya sering menghina keturunan dan bangsa mereka seolah olah keturunan dan bangsa saya saja yang paling baik

Pada hal saya sendiri tidak tahu persis tempat saya di mahsyar nanti

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya masih sombong dengan ilmu yang saya miliki

Saya masih sombong dengan amal perbuatan yang telah saya perbuat

Saya masih sombong dengan ibadah yang saya lakukan

Saya masih sombong dan menganggap sayalah yang paling pandai

Saya masih sombong dan merasa saya paling dekat dengan Allah SWT

Dengan berbagai macam cara dan berbagai argumen saya debat mereka yang tidak sehaluan dengan saya dan saya hancurkan Rumah! Ibadah mereka, saya aniaya dan saya siksa mereka dan keluarga mereka

Padahal saya sendiri belum tahu , ridhokah Allah SWT dengan apa yang telah saya perbuat itu

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya masih menggunakan ilmu hitam untuk menjatuhkan musuh musuhku

Saya menggunakan uang bahkan harta serta pangkat dan kekuasaan untuk menjatuhkan manusia yang saya tidak suka

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya amat bakhil dan kikir mengeluarkan uang untuk zakat dan sedekah kepada fakir miskin atau kepada anak yatim piatu kerena saya takut hartaku habis dan jatuh miskin

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya masih menyimpan sifat dengki dan khianat kepada teman teman yang sukses  dinaikkan pangkatnya atau dinaikan gajinya dan atau berhasil dalam usahanya, padahal mereka berusaha  dan bekerja sungguh sungguh dan saya hanya bekerja seperti hidup segan mati tak mau

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya mengabaikan anak isteri yang kelaparan dan menderita di rumah, kerena saya merasa sebagai raja di dalam rumahtangga dan boleh berbuat sesuka hati

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Masih merungut dan mencaci maki bila saya ditimpa musibah, walaupun sebenarnya saya tahu sesuatu musibah itu datangnya dari Allah, karna perbuatan dan prilaku saya sendiri

Seharusnya saya sadar kepada siapakah saya mencaci maki itu ?

 

Saya Sholat lima waktu tapi....

Menuntut ilmu semata mata mempersiapkan diri untuk berdebat dengan orang lain atau untuk menduga keilmuan mereka dan sengaja mencari cari yang tidak sehaluan dengan saya, dan memaksa mereka mengikuti jejak langkah saya, padahal seharusnya saya sadar tujuan kita menuntut ilmu adalah supaya kita dapat berbuat amal sholeh dan  beribadah dengan khusyuk dan tidak melakukan syirik kepada Allah (mempersekutukan Allah SWT dengan yang lainnya)

Saya Sholat lima waktu tapi....

Saya enggan melaksanakan serta kurang bahkan tidak faham dengan firman Allah SWT dalam Al Quran QS: 29 : (Al-Ankabut) : 45 yang artinya Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Saya Sholat lima waktu tapi….

Saya tidak faham dan tidak tahu dan tidak menjalankan dengan benar firman Allah dalam QS 107. (Al Maa´uun) : yang artinya

1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama ?

2. Itulah orang yang menghardik anak yatim

3. dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin

4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat

5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya

6. orang-orang yang berbuat riya

7. dan enggan (menolong dengan) barang berguna

Allah SWT Maha Pengampun , dan semoga bermanfaat

Wassalamualaikum Wr Wb

Sumber bahasa-Al-qur' an


Blog EntryArtikel Sepeda Gunung....kiriman om DPMay 23, '08 2:27 AM
for everyone

Pakaian apa yg harus dikenakan untuk ber Sepeda Gunung Apakah anda membutuhkan pakaian yg spesifik untuk bersepeda gunung? Jawabannya bisa ya .... bisa tidak.

Boleh saja menggunakan pakaian sport untuk

bersepeda gunung, tetapi apabila menggunakan pakaian yg dirancang kusus untuk bersepeda, pasti akan lebih nyaman dan meningkatkan penampilan dalam bersepeda gunung. Saya yakin anda pasti akan menderita apa bila mengenakan celana pendek dengan celana dalam berlapis empat, dibanding menggunakan celana sepeda ber-pading atau mengunakan t-shirt yg basah dengan keringat dari pada mengenakan jersey, tetapi mengapa begitu? Pakaian untuk bersepeda gunung bukan hanya karena penampilannya yg bagus tetapi ini lebih membuat performa kita lebih baik didalam segala kondisi bila bersepeda. Pakaian sepeda gunung
yg berkualitas harus memenuhi syarat sebagai berikut:

1.Mudah menguapkan keringat. Bahan yg digunakan untuk pakaian sepeda gunung harus dapat menarik keringat dari kulit dan meneruskannya kelapisan luar bahan, pada lapisan luar inilah keringat diuapkan sehingga cepat mengering.

Dan hasilnya? Sejuk, kering, dan nyaman untuk bersepeda.

2.Jaitan tidak menonjol/kasar. Kenyataannya, jika jaitan tidak menonjol/kasar maka kulit kita tidak akan menderita karena tergesek2 oleh jaitan pakaian pada beberapa bagian tertentu. Dan

hasilnya? Pengendara akan lebih nyaman untuk bermanuver

3.Padding. Celana pendek komprang/ketat Sepeda Gunung mempunyai pading menyatu di bagian selangkangannya, Dan hasilnya? Saya rasa, anda pasti dapat membayangkannya.

Apa Yang Anda Butuhkan: Setidaknya ada lima hal mendasar dalam berpakaian yang anda harus perhatikan bila bersepeda gunung

1.Jersey. Jersey untuk bersepeda yg baik bisa ber lengan panjang atau pendek dan di desain dengan bahan yg mudah menguapkan keringat, biasanya menggunakan zipper (sleting) 3/4 atau ½ panjang baju dibagian depannya, dan saku dibagian belakang (untuk menyimpan peta atau makanan kecil). Jersey harus di kenakan diluar bukan dimasukan kedalam celana.

2.Sarung Tangan. Terdapat sarung tangan penuh atau setengah jari. Kedua-duanya mempunyai pading di beberapa bagian tertentu yg gunanya supaya mengurangi rasa pegal/panas.







Disamping itu juga melindungi tangan kita apa bila kita terjatuh.

 

3.Celana. Celana sepeda ada dua macam, model baggie (komprang) atau lycra (ketat). Kedua-duanya mempunyai pading dibagian selangkanya untuk menghindari pegal/panas. Pilihlah yg sesuai selera dan nyaman untuk dikenakan. Catatan: sebenarnya ada celana dalam kusus yg ber pading, sehingga dapat dikenakan dengan celana pendek biasa.

4.Kaos Kaki. Kaos kaki untuk olah raga bersepeda biasanya lebih tipis dibanding kaos kaki untuk olahraga umumnya, dan dibuat dengan bahan yg sama seperti bahan jersey (mudah menguapkan keringat) sehingga kaki selalu kering, selain itu kaos kaki juga melindungi kaki dari lecet karena gesekan dengan sepatu.

5.Sepatu Sepeda. Banyak sekali model-model sepatu sepeda mulai dari model casual (sepatu kets sehari-hari) sampe model untuk balap yg ringan. Tetapi semuanya mempunyai persamaan yaitu spd compatible. Yang artinya sepatu ini mempunyai sol yg kaku dimana dibagian tertentu terdapat cleats (kaitan) untuk clipless pedal (dimana sepatu terkait ke sepeda). Sol yg kaku gunanya supaya dapat menyalurkan tekanan dengan baik/konstan ke pedal.

6.Helem. Anda harus selalu mengenakan helem bila bersepeda gunung. Bukankarena semata-mata berfungsi untuk melindungi kepalaanda. Tapi ini adalah peraturan dimana pun.





Beberapa Istilah Asing Untuk Komponen Sepeda
Memang dipasaran atau toko-toko
sepeda banyak komponen disebutkan dengan istilah berbahasa asing (bhs inggris), ini beberapa contohnya.

Bearings:
Bola besi kecil yg biasa disebut pelor, terletak dan berputar didalam hub dan bottom bracket

Bottom Bracket:
Terletak didalamcangkang botom bracket pada rangka





sepeda, ini adalah bearing tempat dimana crank berputar

Chainstays:
Batang rangka yg ujungnya terdapat cangkang bottom bracket dan ujung satunya lagi terpasang dudukan anting2 rd (rear dropout)

Chainring/Chainwheel:
Piringan bergerigi yg berada pada Chainset (komponen crank),

Chainset:
Satu set unit termasuk crank, chainring dan bottom bracket.








Crank:
Lengan ayun untuk mengayuh sepeda terpasang pada botom bracket dan di ujung satunya lagi terpasang pedal.

Derailleur:
Apa bila shifter digerakan, drailleur akan mendorong rantai searah as caset/sprocket (satu set gigi 8~9 buah yang terpasang di hub roda belakang) atau chain wheel (3 buah pada crank)

Disc Brake:
Rem yang berkerja pada piringan yg terpasang pada hub, bukan pada rim.

Flange:
Bagian hub yg menyerupai piringan berlubang-lubang dimana jeruji roda dikaitkan.

Freewheel:
Sebuah hub yg memungkinkan roda tetap berputar walaupun kayuhan berhenti.

Front Derailleur:
Sebuah alat yg membuat rantai perbindah searah as chainwhell

Grip Shift:
Ditemukan oleh SRAM pada thn 1987, shifter ini terpasang pada handle bar, sipengendara cukup memuntir shifter kedepan/kebelakang untuk memilih posisi gir, mirip seperti pada pengendara sepeda motor

Hub:
Sebuah mekanis yg terdapat bearing didalamnya dan dikaitkan jari-jari, letaknya pada pusat roda

Rear Derailleur:
Sebuah alat yg membuat rantai perbindah searah as caset/sprocket

Trigger Shifter:
Satu jenis shifter, yg terpasang pada handle bar, dan pengendara harus menggunakan jari jempol dan telunjuknya untuk memilih posisi gir.































Bagaimana Menentukan Ukuran Sepeda Gunung
Ada beberapa hal yg harus dipikirkan bila membeli sepda
gunung. Tapi dua hal yg paling mendasar adalah ukuran sepeda dan paosisi sadel. Sepeda gunung yg kebesaran atau kekecilan akan menyebabkan kurang nyamanan dan akan menyababkan kecelakaan yg fatal.

Ukuran Rangka
Untuk menentukan ukuran rangka yg tepat pada
sepeda gunung umumnya, berdirikan sepeda dengan posisi dibawah selangkangan anda dengan posisi kaki anda rata pada lantai, dan rentangkan kedua kaki kiri/kana sama dengan jarak pedal. Jarak antara top tube ke selangkangan anda harus berkisar 3" dan 5" (7,5~12,5 cm). Apabila sepeda bukan tipe umum (sepeda gunung dual saspension atau posisi top tubenya lebih rendah) maka untuk hal ini anda harus membeli sepeda dengan ukuran yg telah direkomendasikan oleh pembuatnya.

Tabel Ini dapat membantu anda untk mendapat ukuran rangka yang cocok

5' 5" (162,5 cm) 12" - 14" frame
5' 5" - 5' 8" (162,5~170 cm) 14" - 16" frame
5' 8" - 5' 11" (170~172,5 cm) 17" - 18" frame
5' 11" - 6' 2" (172,5~185 cm) 19" - 20" frame
6' 2" - 6' 4" (185~190 cm) 21" - 22" frame

Posisi Sadel
Posisi sadel yg tepat akan mebuat anda mendapatkan, kenyamanan, tenaga maksimum, dan mengurangi cedra sendi lutut. Untuk menentukan ketinggian sadel yg tepat, naiki sepeda dengan








bersepeda pada keadaan normal, dan atur pedal pada posisi jam 12 dan 6. Anda akan mendapatkan ketinggian sedel yg tepat apa bila posisi pedal pad jam 6 dan lutut anda akan tertekuk sekitar 20~30̊ (makin rendah posisi sadel makin besar sudut yg terjadi).
Apabila bermain downhill atau dual slalom, abaikan kenyamanan (posisi sadel agak direndahkan) untuk lebih mengantisipasi maneuver pada sat meluncur.

Maju dan Mundur
Untuk diingat bahwa sadel akan bergerak kedepan dan kebelakang pada saat anda mengayuh sepeda. Pada saat anda duduk diatas sepeda dengan posisi kaki pada jam 6 dan 12, aturlah tempat duduk (maju/mundur) sehingga posisi dengkul (tutup dengkul) kurang/lebih segaris dengan as pedal. Jangan lupa cek lagi ketinggian sadel.

Menunduk dan mendongak
Aturlah posisi sadel pada posisi netral/se datar mungkin (bisa menggunakan water pas). Coba tes dengan mengendarai sepeda dengan posisi netral ini, hingga anada memutuskan untuk merubah posisi sadel yang enak dengan menundukan atao mendongakan sadel sedikit.






 Bagaimana Kiat Membeli Sepeda Gunung

Dimana bisa mendapatkan Sepeda Gunung:
Pada tahun 70 an membeli/memilih sepeda lebih mudah dibanding pada saat sekarang ini, karena pilihannya hanya pada sepeda biasa, singgle speed atau sepeda balap (inipun untuk sehari2 jarang digunakan) dan semua toko sepeda menjual sepedanya dalam bentuk bulat siap pake (tinggal pilih warna lalu angkut) Tapi sekarang untuk mendapatkan sepeda yg sesuai spesifikasinya dengan anggaran yg telah kita tentukan, dan service yg memuaskan seperti yg kita ingin daptkan, anda harus mengunjungi toko sepeda yg kusus (untuk sepeda


gunung dan componennya) yg memang jumlahnya belum begitu banyak di sini.

Toko

Sepeda yg harus kita cari. Toko sepeda untuk sepeda
gunung yg kita akan kunjungi, paling tidak harus mempunyai beberapa fariasi harga sesuai kualitas dan brand dari tiap2 pembuatnya. Toko sepeda ini umumnya telah mempunyai staf yg ahli untuk dapat membantu anda dalam memberikan saran yg tepat tentang opsi2 yg sesuai dengan kebutuhan dan anggaran anda. Perlu diingat apabila anda tidak puas dengan stafnya, coba hubungi atasannya (manager atau empunya toko)

Pelayanan apa yg harus anda dapatkan.
Mereka harus dapat menjelaskan tentang ukuran dan jenis sepeda, (ukuran top tube, seat tube, jarak jangkauan ke bar, dll)
Anda akan di tunjukan/disarankan sebuah sepeda yg cocok dan nyaman untuk kebutuhan sesuai dg anggaran dan ukuran tubuh anda. Anda akan diperbolehkan melakukan test drive sebelum anda menentukan untuk membelinya (tentunya hanya diarea parkir sekitar tokonya) Shifter, dralieur, rem, dan wheel set harus dapat diperagakan kepada anda.
Toko sepeda seharusnya memberikan penyetelan gratis setelah pembelian, dan umumnya juga memberikan potongan harga kusus untuk accessories yg dibeli bersama sepedanya. Hindari departement store (sebisanya), karena biasanya mereka tidak memberikan banyak pilihan2 dan service setelah pembelian, stafnya pun kurang berpengalaman seperti pada di toko sepeda kusus (kecuali anda sedang beruntung).




Apakah Sepeda Gunung itu.
Sepeda gunung adalah kendaraan 4x4 nya komunitas persepedahan, sepeda ini mampu menjelajahi medan mulus (jalan raya/paving), hutan, bukit, lembah, padang dan areal pegunungan tanpa masalah. Pendeknya semua lintasan bisa ditaklukan oleh
sepeda gunung.



Sepeda gunung yg kita kenal sekarang muncul sebagai cikal bakalnya pada tahun 1970 an di Amerika Utara . Seklompok group secara iseng2 mengganti ban sepeda balapnya dg ban yg besar (fat tire) dan ini terus berlangsung untuk beberapa tahun, group ini kemudian bertemu dg group lain dan terjadilah seperti biasa secara alamiah, yaitu persaingan. Pada akhirnya berkembanglah dua kategori dari olah raga ini : downhill dan cross-country.

Saat ini beberapa jenis sepeda dan event kedengarannya sangat membingungkan bagi yg awam, tetapi bagaimana pun jenisnya semua sepeda gunung tetap masih termasuk dalam salah satu dari kedua kategori tersebut diatas.



Downhill (menuruni Bukit)
:
Ini berarti secara umum seluruh aspek yg terpenting dalam
bersepeda adalah menuruni bukit (down the hill). Kompetisi sepeda gunung downhill, sifatnya persis sama seprti kompetisi downhill pada olah raga ski es dimana aktifitas kedua-duanya sama-sama menuruni bukit, ada giant slalom, slalom, dan freestyle event.
Sepeda gunung jenis ini mengorbankan keringanannya untuk menunjang kekokohannya, dan biasanya berjenis full supension bike (shock didepan dan dibelakang) yg di butuhkan untuk lebih menjaga kemampuan kontrol, kekuatan menahan beban dan traksinya. Yg harus mendapatkan perhatian kusus yaitu pada sistim pengeremannya dimana penggunaan rem cakram adalah suatu keharusan.
Yg penting untuk diingat pada bersepeda menuruni bukit ini (downhilling). Bahwa gravitasi adalah krabat terdekatnyanya.

Cross-country (Lintas Alam):
bersepeda gunung jenis lintas alam (cross-country) ini adalah mencakup segala aspek dimana pada jenis downhill tidak didapati, sepeda untuk kegiatan jenis ini mempunyai konstruksi yg sedapatnya dibuat seringan mungkin (tetap harus kokoh). Disni grafitasi bukan lah krabat dekatnya karena kemampuan menaiki bukit adalah elemen yg tepenting dalam bersepeda gunung jenis ini.
Sepeda cross-country kebanyakan dikenal dengan sebutan hardtail, yg artinya hanya memakai shock (peredam kejut) pada roda depan dan tidak pada roda belakang. Hardtail dengan tanpa shock samasekali disebut rigid bike. Belakangan ini sepeda full-suspension sudah dibuat cukup ringan sehingga dapat digunakan untuk ber lintas alam. Bahkan beberapa merek sepeda menggunaka shock yg dapat dikunci sehingga dapat berfungsi seperti sepeda hardtail atau rigid pada saat digunakan untuk melintasi medan tanjakan, karena teknologinya inilah maka harga sepada jenis ini menjadi mahal.





Bila pada downhill, berlaku sama dengan downhill pada olahraga ski es, tidak pada pada event cross-country (long cross-country dan short course cross-country) berlaku peraturan yg sama.

I HOPE THIS ARTICLE VERY USEFULL FOR THE BEGINNER

 

DePe

 


Quraish Shihab Bagikan Gratis 40 Ribu Buku Ayat Ayat Fitna
Rafiqa Qurrata A - detikcom

Jakarta - Masih ingat film Fitna yang menggegerkan itu? Minggu (4/5/2008) ini, ada sebuah buku berjudul "Ayat-Ayat Fitna, Sekelumit Keadaban Islam di
Tengah Purbasangka" diluncurkan. Buku itu karya Quraish Shihab dan tentu saja isinya tidak mendeskreditkan Islam. Sebanyak 40 ribu buku tersebut
dibagikan secara gratis.

Quraish Shihab menjelaskan, Ayat Ayat Fitna berusaha meluruskan kesalahpahaman dari ayat-ayat yang dipakai dalil untuk teror yang menggambarkan umat islam itu kejam seperti yang dipakai oleh film Fitna.

"Jadi ada lima ayat Alquran yang digunakan untuk mendeskreditkan Islam.
Padahal isinya sangat bertolak belakang. Justru ajaran Islam ini sangat-sangat damai dan mengajak umatnya untuk memiliki hubungan harmonis dengan pemeluk agama apapun," kata Direktur Pusat Studi Al Quran itu.

Kenapa judulnya kok ayat-ayat fitna? "Ya karena ini berbicara tentang ayat-ayat Alquran yang dijadikan bahan fitnah," jelas Quraish saat jumpa pers di masjid Sunda Kelapa, Jakarta.

Buku setebal 98 halaman tersebut disebarkan serempak di enam lokasi di Jakarta. Jika anda ingin mendapatkannya, datang saja ke Masjid Agung Sunda
Kelapa, Masjid Agung Al Azhar, Masjid Raya Pondok Indah, Masjid At Tin, Masjid dan Pesantren At Taqwa, Masjid Imam Bonjol, Dewwan Dakwah Indonesia
dan Jakarta Islamic Center. Buku ini juga bisa didapatkan dalam versi e-book dengan diunduh dari www.lenterahati. com.

Quraish Shihab mempersilakan pihak manapun untuk menggandakan bukunya. Namun ia mengingatkan agar buku tersebut tidak dijualbelikan. "Untuk apa diperjual
belikan? Kalau diberikan gratis untungnya lebih banyak daripada diperjual belikan. Memang tertunda keuntungan itu tapi akan berlipat ganda di hari kemudian," kata Quraish. ( iy / iy )

Attachment: Ayat_AyatFitna_.pdf

Rekan2 B2Wers se-Jabodetabek,

Disampaikan undangan dan ajakan kepada rekan2 semua untuk bersama-sama hadir dalam liputan terhadap Komunitas B2W-Indonesia oleh Stasiun TV Trans7 yang dikemas dalam acara senam bersama "Prima raga on the Street", yang kemudian diikuti dengan sepeda santai plus gathering sesama B2Wers. Adapun liputan ini kembali akan mengangkat aktivitas B2W sebagai kombinasi cerdas antara alternatif moda transportasi sehari-hari dengan kesehatan diri dan kualitas hidup.

Adapun liputan tersebut akan diadakan pada:

Hari & Tanggal : Sabtu, 5 April 2008
Waktu : Pk. 07.30 - 10.00
Tempat : Kebun Binatang Ragunan
PIC : Krisna "Akung" Rogad - akung_arek @yahoo.com / 0816.1175.074

Catatan : Kumpul di pintu utama KB Ragunan pada pk. 07.00. Tiket
masuk beserta T-Shirt dan merchandise telah disediakan oleh pihak Trans7.

Diperlukan sebanyak-banyaknya B2Wers untuk diliput dalam acara ini. Karenanya akan sekaligus dimanfaatkan sebagai acara gathering bagi para anggota komunitas yang juga akan diliput. Pada Jumat malam besok (04/04) akan dilakukan latihan senam pada hari Jumat jam 19.00 (lokasi TBA) untuk 20-30 orang B2Wers. Bagi mereka yang berminat untuk ikutan, sila sms tante Rifa Ilyasa di 0811 832274 - 02194994567.

Mari kembali kita kampanyekan gerakan B2W melalui media televisi. Terbukti bahwa televisi merupakan media yang paling ampuh dan powerful untuk menyampaikan opini, khususnya